Pasien Pertama Seorang Dokter Praktek
Category: Humor Umum
Sekretarisnya, Mona, memberitahu bahwa ada seorang laki-laki ingin menemuinya. “Asyik, pasien pertamaku!” teriak batin
Steven. Ia pun meminta sekretarisnya mempersilakan laki-laki itu masuk. Steven pun pura-pura sibuk. Ia mengangkat telpon dan pura-pura sedang online.
“Ya, benar sekali. Ongkosnya 200 ribu. Ya, saya tunggu Anda pukul 4 sore nanti. Oke. Jangan telat, saya sibuk sekali,” kata Steven pura-pura bikin janji dengan pasien di ujung telepon.
Ia kemudian meletakkan gagang telepon dan menatap laki-laki yang duduk di hadapannya.
“Maaf, saya membuat Bapak nunggu lama. Apa keluhan Bapak?” tanya Steven berwibawa.
“Ah, nggak ada yang sakit, kok, Dok,” kata laki-laki itu.
“Saya petugas Telkom yang mau pasang telepon.”
Preman dan Pemuda Pemberani
Category: Humor Umum
Lalu sang preman mencoba menggerak mereka, “SIAPA YANG BERANI DI SINI??”
Seorang pemuda berdiri dan berkata, “SAYA BERANI!”
Preman itu menggertak sekali lagi, “AYO! SIAPA LAGI YANG BERANI??!”
Pemuda berikutnya berdiri dan berkata, ”SAYA JUGA BERANI!!”
Preman itu mulai gentar, tapi dia terus menggertak, “SIAPA LAGI??!”
Dua pemuda berikutnya berdiri dan berkata, “KAMI BERANI!”
Preman itu pun ciut nyalinya dan berkata, ”KALAU BEGITU KITA ADALAH 5 ORANG PEMUDA PEMBERANI!!”
Biaya Transplantasi Otak
Category: Humor Umum
Semua kerabat terdiam dan setelah beberapa saat, seseorang bertanya,”Berapa harga otaknya?”
Si dokter menjawab, “5.000 dolar untuk otak lelaki dan 2.000 dolar untuk otak perempuan.”
Situasi berubah jadi sedikit canggung. Para pria menahan tawa, dan mencoba untuk tidak menatap mata para wanita. Karena tak mampu menahan rasa penasaran, salah seorang pria bertanya, “Mengapa otak laki-laki lebih mahal?”
Si dokter tersenyum bijak dan berkata, “Ya karena kita harus menghargai kualitas barang. Kami harus menghargai otak wanita lebih murah karena sebenarnya otak wanita biasanya telah sering dipakai sementara otak pria biasanya jarang dipakai jadi masih dalam kondisi bagus.”
Kisah Ayam Jago Tua dan Muda di Peternakan Ayam
Category: Humor Umum
Si Tua : “Eh, kamu jangan serakah ya. Ayam betinanya kan ada 25. Kamu boleh ambil yang 15 sedang aku yang 10 ekor.”
Si Muda: “Tidak bisa. Kamu kan sudah tua dan loyo. Pokoknya semua buat aku aja.”
Si tua : “Kalau begitu mendingan kita lomba saja. Siapa yang menang boleh ambil semua ayam betina yang ada di peternakan ayam ini. Yang kalah tidak mendapat satu ekor pun.”
Si Muda: “Boleh saja! Mau lomba apa ?”
Si Tua : “Lomba lari.”
Si Muda: “Ok.”
Si Tua : “Lombanya 400M. tapi karena aku sudah tua, aku minta untuk lari dulu di depanmu 50 meter.”
Si Muda: “Boleh.” (dengan penuh keyakinan).
Kemudian lomba lari dimulai. Ayam jago tua lari dulu 50 meter baru kemudian ayam jago yang muda lari menyusul dengan kecepatan dua kali lipat. Eh, baru kurang 1 meter menyusul, si ayam jago muda ditembak langsung oleh pemilik peternakan. Apa yang di katakan pemilik peternakan tersebut?
Pemilik : “Kurang ajar. Ini ayam jago-homo ke sepuluh yang bulan ini aku beli. Sukanya kejar kejar si jago tua saja.”
Dihina Karena Memiliki Anak yang Jelek Sekali
Category: Humor Umum
“Wah, bayi Anda adalah bayi yang paling jelek yang pernah saya lihat!”.
Wanita tadi dengan marah membanting uang ongkos bis, di kotak uang dan mengambil tempat duduk di belakang. Lalu dia berusaha menenang- kan diri. Seorang pria yang duduk di sebelahnya menyadari bahwa wanita tadi sedang marah, dan menanyakan apa sebabnya. Wanita tadi menjawab, “Supir bus itu menghinaku tadi!”.
Dengan bijak sang pria mengatakan,
“Mengapa begitu? Tidak seharusnya supir bis umum seperti dia menghina penumpangnya”.
“Kau benar”, kata wanita itu, “Saya akan kembali ke sana dan memberinya pelajaran!!!”.
“Ide yang bagus” kata pria itu, “Sini, biar saya yang gendong monyet Anda”